Pengadilan Agama Wamena Selalu Tangguh Pada Setiap Tantangan
'Lain waktu, lain pula momennya, lain keadaannya lain pula tantangannya’,itulah kata yang mendeskripsikan pengalaman Tim Sidang di Luar Gedung Pengadilan Agama di Kabupaten Yahukimo, yang dilaksanakan untuk ketiga kalinya di kabupaten tersebut.
Tim yang terdiri dari 7 orang yaitu :
- Siti Hanifah S.Ag.,M.H, Ketua Pengadilan Agama Wamena,
- M. Yusuf, S.H.I.,M.H, Wakil Ketua Pengadilan Agama Wamena,
- Muhammad Nasir, S.H.I, M.H, Hakim,
- Markisa, S.H.I, Panitera
- Parjono, S.H, Panitera Pengganti,
- Lukman Agung Triwibowo,S.H.I, Panitera Pengganti.
- Muh. Said, S.H.I, Jurusita Pengganti.
Berangkat dari Mess Pengadilan Agama di Jalan Diponegoro pada Kamis pagi, tanggal 13 Maret 2020, rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama, Siti Hanifah, S.Ag., M.H. Selama kurang lebih 20 menit mengudara diatas Pengunungan Tengah Papua, alhamdulillah pada pukul 12.10 menit, Pesawat Trigana Air jenis ATR, berhenti tenang di bandara Nop Goliat Dekai, yang sempat membuat penumpang shock terapy, karena pendaratan yang kurang mulus.
Suasana ketegangan mulai terasa saat bus Kementrian Agama yang menjemput Tim ke Penginapan menyusuri jalan, sangat jelas dampak peristiwa 23 September 2019 di Wamena, yang merembes ke daerah sekitarnya, sopir bus aktif memperlihatkan lokasi kejadian yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa, yang membuat detak jantung berdebar.
Esok harinya pada tanggal 13 April 2020, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Yahokimo menyampaikan apreasiasi yang setinggi-tingginya kepada Tim Sidang Keliling Pengadilan Agama yang memberikan layanan hukum kepada masyarakat yang ada di Yahokimo, mengharapkan kegiatan ini terus berlanjut, demikian disampaikan saat acara pembukaan di Aula Kantor Kementerian Agama, yang sekaligus menjadi tempat pelaksanaan sidang oleh 3 Hakim tunggal, yang menangani 11 perkara, terdiri dari 10 perkara permohonan dan selebihnya perkara gugatan.
Jam menunjukkan pukul 15 lebih WIT, salah satu pegawai Kementrian Agama membisikkan kepada Anggota Tim agar segera meninggalkan tempat persidangan dan segera kembali ke penginapan dengan alasan keadaan kurang kondusif, telah ditemukan mayat tanpa kepala yang pelakunya belum diketahui, mendengar kabar ini suasana hati menjadi panik dan tegang.
Puji syukur pada saat itu pelaksanaan sidang dan pengiriman administrasi lainnya sudah rampung, sehingga tidak ada yang terabaikan, bagaimanapun keadaannya semangat Tim untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia takkan surut. Karena Pengadilan Agama Wamena selalu tangguh pada setiap tantangan. Bravo, (NaSuk).